Water Bath : Prinsip Kerja, Fungsi, dan Jenis

Kalau ada alat laboratorium yang cukup banyak ditemui di banyak laboratorium maka mungkin jawabannya water bath.

Mengingat fungsinya yang sangat luas dan pengoperasiannya yang mudah, alat yang satu ini cukup banyak digunakan sebagai alat pemanasan alternatif.

Alih alih menggunakan pemanasan langsung dengan api atau secara konveksi dengan udara panas, pemanasan dengan medium air, pada kondisi tertentu bisa menjadi jalan terbaik.

Kali ini kita akan membahas secara lengkap secara detail mengenai alat laboratorium penangas air ini.

Water Bath : Prinsip Kerja, Fungsi, dan Jenis

Prinsip Kerja

Water bath adalah alat yang digunakan untuk memanaskan objek tertentu dengan menggunakan medium air.

Sehingga pemanasan tidak langsung menggunakan api yang mungkin dalam kondisi tertentu bisa berbahaya untuk sampel yang sedang diujikan.

Prinsip kerja water bath sebetulnya cukup sederhana yaitu dengan meningkatkan suhu air melalui lempengan pemanas yang berada di sekitar wadah penampung air.

Prinsip kerja water bath adalah dengan memanaskan air di wadah

Dengan menggunakan air, akibatnya pemanasan bisa menjadi lebih stabil, dan merata ke seluruh permukaan objek yang dipanaskan.

Cara kerjanya juga tidak terlalu sulit, Anda hanya perlu mengatur berapa suhu yang diinginkan, kemudian alarm akan berbunyi setelah suhu tercapai, dan Anda bisa langsung memasukkan objek yang akan dipanaskan.

Objek yang akan dipanaskan atau dihangatkan tentunya harus berada pada wadah yang bisa menahan aiar panas atau uap panas seperti :

  • Kaca laboratorium
  • Keramik
  • Porcelain
  • dsb

Suhu kerja yang umumnya digunakan yaitu 0-99°C atau ada yang mencapai titik didih air yaitu 100°C.

Pada jenis tertentu ada yang bahkan bisa melebihi titik didih air, yaitu mencapai suhu 150°C hingga 200°C

Fungsi

Fungsi water bath yaitu untuk menghangatkan objek dengan bantuan air panas maupun uap air panas.

Alat penangas air ini umumnya digunakan untuk menghangatkan atau memanaskan beberapa objek laboratorium seperti :

  • Reagensia
  • Reaksi kimia laboratorium
  • Menguapkan pelarut
  • dsb
Fungsi water bath adalah untuk menghangatkan reagen inkubasi dan penguapan pelarut

Pada kondisi tertentu alat ini juga bisa digunakan untuk inkubasi dengan suhu yang cenderung stabil.

Namun yang perlu diperhatikan adalah bahwa dalam proses inkubasi tersebut menggunakan air yang mungkin saja bisa mengkontaminasi sampel, sehingga diperlukan wadah tertutup yang baik untuk inkubasi.

Jenis

Water bath memiliki beberapa jenis atau varian yang digunakan untuk lebih dari sekedar menghangatkan sampel saja.

Beberapa jenis yang umum dikenal yaitu :

  • Shaking water bath
  • Circulating water bath
  • Non-circulating water bath
jenis jenis water bath

Semuanya berbeda, bergantung dari tujuan penggunaannya.

Shaking water bath

Pada reaksi teretntu, selain memerlukan penghangatan yang stabil menggunakan air, sampel memerlukan aksi kinetik seperti penggoyangan (shaking) atau pengadukan (stirring).

shaking water bath

Lebih dari sekedar menghangatkan, keberadaan shaker yang terinstal di dalam wadah air tersebut bisa membantu melakukan penggoyangan atau homogenisasi sampel selagi dipanaskan.

Circulating water bath

Model yang satu ini berbeda dengan shaker, kalau shaker yang bergerak adalah sampelnya, sedangkan kalau circulating yang bergerak adalah airnya.

Air dalam wadah penangas air tersebut digerakkan oleh pompa yang akhirnya membuat air di dalamnya bergerak berputar atau bersirkulasi.

circulating water bath memiliki pump untuk membuat air bergerak

Keuntungan model ini dibandingkan dengan yang konvensional yaitu :

  • Pemanasan lebih merata
  • Suhu di dalam air lebih stabil
  • Rentang suhu lebih lebar

Water bath jenis ini cenderung banyak digunakan di laboratorium mikrobiologi dan klinik.

Unstirred Water Bath

Model ini adalah yang cukup lama, yaitu dengan standar pemanasan konvensional.

Kelemahan water bath jenis ini adalah penyebaran suhunya yang tidak merata, berbeda dengan jenis circulating.

unstirred atau water bath reguler

Namun untuk penggunaan umum model ini cukup untuk digunakan sehari hari di laboratorium.

Kesimpulan

Water bath adalah alat yang digunakan untuk menghangatkan atau memanaskan sampel melalui media air pada suhu 0-99°C.

Fungsinya yaitu untuk menghangatkan beberapa objek seperti :

  • Reagensia
  • Reaksi kimia
  • Menguapkan pelarut
  • dsb

Beberapa jenis penangas air yang tersedia di pasaran yaitu ; shaking, circulating, dan un-stirred water bath.

Anda bisa menghubungi kami untuk mendapatkan penawaran harga produk di atas.

0
    0
    Your Cart
    Your cart is emptyReturn to Shop
    Lanjut di WhatsApp
    1
    Tanya Kami di Sini
    Kami Online
    Halo :)

    Ada yang bisa kami bantu?