Last price updated on September 14, 2026

Decarboxylase Broth Base, Moeller (Moeller Decarboxylase Broth Base) HIMEDIA

Rp 4,712,500

  • Brand : Himedia

✈️ Indent 1-2 months

Request Quotation
SKU: M393-500G Kategori: , Tag:
Bagikan Produk ini ke Tim Anda

Deskripsi

Decarboxylase Broth Base, Moeller (Moeller Decarboxylase Broth Base) M393-500G HIMEDIA

Decarboxylase Broth Base, Moeller M393-500G merupakan media dasar mikrobiologi dari HIMEDIA yang digunakan untuk membedakan bakteri berdasarkan kemampuannya melakukan dekarboksilasi asam amino. Media ini digunakan sebagai base medium yang kemudian ditambahkan asam amino tertentu, seperti L-lysine, L-arginine, atau L-ornithine, untuk melakukan pengujian aktivitas enzimatik mikroorganisme.

Moeller Decarboxylase Broth Base terutama digunakan untuk diferensiasi gram-negative enteric bacilli berdasarkan kemampuan menghasilkan enzim dekarboksilase atau aktivitas arginine dihydrolase. Media ini dapat digunakan dalam pemeriksaan karakteristik biokimia mikroorganisme dalam sampel klinis maupun non-klinis.

Fitur Utama

  • Media dasar untuk pengujian dekarboksilasi asam amino.
  • Formulasi berdasarkan metode Moeller.
  • Dapat digunakan dengan L-lysine, L-arginine, L-ornithine, dan asam amino lainnya.
  • Mengandung peptone dan HM peptone B sebagai sumber nutrisi.
  • Mengandung dextrose sebagai karbohidrat yang dapat difermentasi.
  • Mengandung pyridoxal sebagai kofaktor enzim dekarboksilase.
  • Mengandung bromocresol purple dan cresol red sebagai indikator pH.
  • Memungkinkan diferensiasi bakteri berdasarkan perubahan warna akibat reaksi dekarboksilasi.
  • Dapat digunakan untuk pengujian lysine decarboxylase, ornithine decarboxylase, dan arginine dihydrolase.
  • Produk berbentuk bubuk untuk preparasi media di laboratorium.

Spesifikasi Produk

ParameterSpesifikasi
Nama ProdukDecarboxylase Broth Base, Moeller
Nama LainMoeller Decarboxylase Broth Base
BrandHIMEDIA
Product CodeM393
Catalogue NumberM393-500G
Packaging500 g
Physical FormPowder
OriginAnimal
Packaging TypeHDPE
Peptone5,0 g/L
HM Peptone B5,0 g/L
Dextrose (Glucose)0,5 g/L
Bromocresol Purple0,010 g/L
Cresol Red0,005 g/L
Pyridoxal0,005 g/L
Final pH6,0 ± 0,2 pada 25 °C

Aplikasi

  • Pengujian kemampuan bakteri melakukan dekarboksilasi asam amino.
  • Diferensiasi bakteri enterik Gram-negatif berdasarkan karakteristik biokimia.
  • Pengujian lysine decarboxylase.
  • Pengujian ornithine decarboxylase.
  • Pengujian arginine dihydrolase.
  • Karakterisasi biokimia isolat bakteri.
  • Pengujian mikrobiologi dari sampel klinis dan non-klinis.
  • Penelitian dan identifikasi mikroorganisme di laboratorium mikrobiologi.

Prinsip Kerja

Moeller Decarboxylase Broth Base digunakan bersama asam amino tertentu untuk mengetahui kemampuan mikroorganisme menghasilkan enzim yang dapat melakukan dekarboksilasi asam amino.

Media mengandung dextrose sebagai karbohidrat yang dapat difermentasi. Ketika bakteri memfermentasi dextrose, asam terbentuk sehingga pH media turun dan warna indikator berubah dari ungu menjadi kuning. Kondisi asam tersebut membantu menstimulasi aktivitas enzim dekarboksilase.

Jika bakteri memiliki enzim dekarboksilase yang sesuai dengan asam amino yang diuji, asam amino akan mengalami dekarboksilasi dan menghasilkan senyawa amina. Pembentukan amina meningkatkan pH media sehingga warna berubah kembali dari kuning menjadi ungu.

Dengan demikian, perubahan warna menjadi ungu menunjukkan reaksi dekarboksilasi positif, sedangkan media yang tetap kuning atau tidak mengalami perubahan menjadi ungu menunjukkan hasil negatif.

Asam Amino yang Dapat Digunakan

Asam AminoEnzim / Aktivitas yang Diamati
L-LysineLysine decarboxylase
L-OrnithineOrnithine decarboxylase
L-ArginineArginine dihydrolase
Asam amino lainnyaDapat digunakan sesuai tujuan pengujian

Interpretasi Hasil

HasilPerubahan WarnaInterpretasi
PositifKuning → UnguTerjadi dekarboksilasi asam amino yang diuji
NegatifTetap kuning / tidak berubah menjadi unguDekarboksilasi tidak terdeteksi

Cara Penggunaan

  1. Suspensikan 10,52 g Decarboxylase Broth Base M393 dalam 1.000 mL air murni atau air suling.
  2. Tambahkan 10 g L-Lysine, L-Arginine, L-Ornithine, atau asam amino lain yang akan diuji.
  3. Untuk penggunaan DL-amino acid, gunakan konsentrasi 2%.
  4. Panaskan jika diperlukan hingga media larut sempurna.
  5. Jika menggunakan L-Ornithine, lakukan penyesuaian pH sesuai kebutuhan.
  6. Distribusikan media sebanyak 5 mL ke dalam tabung bersumbat ulir.
  7. Sterilisasi dengan autoklaf pada tekanan 15 lbs, sekitar 121 °C selama 10 menit.
  8. Inokulasikan isolat mikroorganisme yang akan diuji.
  9. Tambahkan lapisan sterile mineral oil pada permukaan media untuk mencegah kontak dengan udara.
  10. Inkubasi pada 35–37 °C hingga 4 hari sesuai prosedur pengujian.
  11. Amati perubahan warna media dan interpretasikan hasil berdasarkan perubahan warna.

Prosedur preparasi dan penggunaan di atas mengikuti petunjuk resmi HiMedia untuk M393. HiMedia menekankan bahwa tabung yang telah diinokulasi perlu dilapisi sterile mineral oil karena paparan udara dapat menyebabkan alkalinisasi pada permukaan media dan menghasilkan hasil yang tidak valid.

Kontrol Kualitas

HiMedia mencantumkan penampilan media sebagai bubuk homogen berwarna light yellow hingga greenish yellow dan free-flowing. Setelah dipreparasi, media menghasilkan larutan berwarna ungu yang jernih tanpa presipitat.

Respons kultur dievaluasi setelah inkubasi pada 35–37 °C hingga 4 hari dengan penambahan asam amino yang sesuai dan pelapisan menggunakan sterile mineral oil.

OrganismeArginineOrnithineLysine
Citrobacter freundii ATCC 8090VariableVariableNegative, yellow
Klebsiella aerogenes ATCC 13048Negative, yellowPositive, purplePositive, purple
Escherichia coli ATCC 25922VariableVariablePositive, purple
Klebsiella pneumoniae ATCC 13883Negative, yellowNegative, yellowPositive, purple
Proteus mirabilis ATCC 25933Negative, yellowPositive, purpleNegative, yellow
Proteus hauseri ATCC 13315Negative, yellowNegative, yellowNegative, yellow
Salmonella Paratyphi A ATCC 9150Delayed positive / positive, purplePositive, purpleNegative, yellow

Keunggulan

  • Metode Moeller: merupakan media dasar yang dirancang untuk pengujian dekarboksilasi asam amino.
  • Indikator warna: perubahan warna kuning menjadi ungu memudahkan interpretasi hasil.
  • Multifungsi: dapat digunakan dengan berbagai asam amino seperti lysine, arginine, dan ornithine.
  • Diferensiasi bakteri: membantu membedakan bakteri berdasarkan karakteristik biokimia.
  • Formulasi terkontrol: mengandung nutrisi, dextrose, pyridoxal, dan indikator pH dengan komposisi yang ditentukan.
  • Quality control tersedia: HiMedia menyediakan data respons kultur untuk berbagai strain kontrol.

Penyimpanan & Penanganan

  • Simpan produk dalam wadah asli yang tertutup rapat.
  • Simpan pada kondisi penyimpanan yang direkomendasikan HiMedia dan hindarkan dari kelembapan.
  • Gunakan produk sebelum tanggal kedaluwarsa yang tercantum pada label.
  • Gunakan alat pelindung diri yang sesuai saat menangani media mikrobiologi.
  • Ikuti good microbiological laboratory practices selama preparasi dan pengujian.
  • Media dan material yang telah terkontaminasi harus disterilisasi dengan autoklaf sebelum dibuang.

Informasi Tambahan

Decarboxylase Broth Base M393 merupakan base medium dan tidak dimaksudkan untuk digunakan sendiri sebagai pengganti media uji yang telah ditambahkan asam amino. Untuk pengujian tertentu, asam amino yang sesuai harus ditambahkan ke dalam media sebelum inokulasi.

Setiap isolat yang diuji juga sebaiknya diinokulasikan pada tabung kontrol Moeller Decarboxylase Broth Base yang tidak mengandung asam amino. Kontrol tersebut membantu membedakan perubahan warna akibat dekarboksilasi dari perubahan pH yang disebabkan oleh proses metabolisme lainnya.

Catatan penting: paparan udara pada permukaan media dapat menyebabkan alkalinisasi dan membuat hasil pengujian tidak valid. Karena itu, pelapisan media dengan sterile mineral oil merupakan bagian penting dari prosedur pengujian.

Hasil uji dekarboksilasi merupakan salah satu karakteristik biokimia dan tidak boleh digunakan sebagai satu-satunya dasar untuk identifikasi definitif suatu mikroorganisme. Pemeriksaan biokimia, serologi, atau metode identifikasi tambahan perlu dilakukan sesuai kebutuhan.

Informasi Tambahan

Berat1 kg

No data sheet available for this product.

1
1
Your Cart
Secure Checkout
Fast Shipping
Easy Returns
1